I · Gerbang
Rumah besar itu banyak.
Yang terasa istana, sedikit.
Saya menerjemahkan hakikat istana (sumbu, ambang, hierarki, dan keheningan) ke dalam hunian keluarga Anda. Modern, Mediterania, klasik, atau rupa apa pun yang Anda cintai.
ꦱꦤꦺꦱ꧀ ꦲꦒꦼꦔꦶꦁ ꦢꦊꦩ꧀ ꦲꦶꦁꦏꦁ ꦢꦩꦼꦭ꧀ ꦏꦮꦶꦧꦮꦤ꧀꧈ ꦤꦔꦶꦁ ꦠꦠ ꦫꦱꦤꦶꦥꦸꦤ꧀꧉
"Sanes agenging dalem ingkang damel kawibawan, nanging tata rasanipun."II · Pelataran
Istana bukan gaya.
Istana adalah tata rasa.
Banyak rumah besar dan mahal terasa hampa. Luasnya ada, materialnya mahal, tapi saat melangkah masuk tidak ada yang terjadi. Tidak ada penyambutan, tidak ada pusat, tidak ada ruang yang membuat Anda memelankan langkah.
Keagungan sebuah istana tidak lahir dari pilar atau ornamen. Ia lahir dari urutan: gerbang yang menahan, pelataran yang melapangkan, ambang yang menaikkan rasa hormat, dan ruang utama yang tenang di ujung sumbu.
Rupa mengikuti selera keluarga Anda. Rasa agungnya adalah pekerjaan saya.
III · Pendapa
Tujuh hakikat istana
Abstrak, namun terasa. Berlaku di gaya apa pun.
Sumbu
Garis imajiner yang menuntun mata dan langkah. Rumah terasa punya pusat dan arah.
Ambang
Tamu tidak langsung masuk, tapi diantar. Setiap peralihan menaikkan rasa hormat.
Hierarki
Tidak semua ruang setara. Ada satu ruang yang jelas paling mulia.
Kelegaan
Ruang kosong yang disengaja. Kemewahan sejati berani tidak mengisi.
Cahaya
Gelap dan terang diatur, tidak sekadar terang di mana-mana.
Proporsi
Sedikit elemen, ukuran yang benar. Tenang, tidak ramai.
Bobot
Material yang jujur dan berat di tangan. Bermartabat dan awet.
"Agung itu tenang. Ia tidak perlu berteriak."
IV · Karya
Satu rasa, banyak rupa
Tiga rumah dengan gaya berbeda. Satu tata rasa yang sama.
Sumbu dan hierarki dalam bahasa garis yang bersih.
Pelataran dalam dan cahaya yang dikendalikan.
Urutan ambang yang agung tanpa ornamen berlebih.
V · Dalem
Cara kami bekerja
- 01
Mendengar
Mengenal keluarga Anda: cara hidup, cara menerima tamu, apa yang ingin dirasakan saat pulang.
- 02
Menata rasa
Menyusun sumbu, urutan ambang, dan hierarki ruang sebelum memilih rupa.
- 03
Memilih rupa
Menerjemahkan tata rasa itu ke gaya yang keluarga Anda cintai.
- 04
Mengawal
Mendampingi hingga rumah berdiri, agar rasa agungnya tidak hilang di lapangan.
Sang Arsitek
Ar. R. Agung Widiono, IAI
Dua puluh tahun merancang rumah besar. Lulusan Arsitektur Universitas Indonesia. Pemegang STRA.
Saya tumbuh dalam keluarga yang menyimpan catatan leluhurnya dengan teliti, dari para bupati pesisir hingga istana-istana Jawa. Dari sana saya belajar bahwa keagungan sejati selalu tenang, tertata, dan penuh makna. Itulah yang saya bawa ke setiap rumah.
"Saya tidak membangun rumah yang lebih besar. Saya membangun rumah yang lebih agung."
Sebuah undangan, bukan iklan.
Setiap tahun saya hanya menerima sejumlah terbatas keluarga, supaya setiap rumah mendapat perhatian penuh. Ceritakan rumah yang Anda impikan dalam sesi privat.
"Mugi dalem panjenengan dados papan ingkang agung, tentrem, saha mulya."
Semoga kediaman Anda menjadi tempat yang agung, tenteram, dan mulia.
Ajukan Sesi PrivatWhatsApp 0896 3116 5334 · Bekasi — Jakarta
ARTIKEL BISNIS
Segala informasi mengenai bisnis di era millenium ini, tips-tips serta cerita mengenai pebisnis yang sukses

Trik Memasarkan produk Secara Online ke Luar Negeri
Trik Memasarkan produk Secara Online ke Luar Negeri. Bagi pebisnis yang berniat memasarkan produknya secara online ke luar negeri, ada beberapa
ARSITEKTUR

Desain Jalur Sepeda yang Unik di Polandia
Desain Jalur Sepeda yang Unik di Polandia. Saat ini sepeda menjadi pilihan bagi sebagian orang untuk melakukan perjalanan karena lebih menyehatkan
GADO-GADO

Data Quick Count 90%: Ahok Teratas, Anies kemungkinan besar Masuk Putaran Dua
Jakarta – Quick count pada pilkada Pilgub DKI yang diadakan berbagai macam lembaga survei hampir selesai. Data input telah melebihi 90 persen dan





























